Produsen
Lampion

Call us on 087859802151

Lampion Terbang sebagai Makna Melepas Doa dan Harapan

Dengan beragamnya suku di Indonesia, tak heran jika terdapat beragam budaya pula di negeri
Indonesia ini. Dan salah satu dari sekian banyaknya budaya yang masuk ke Indonesia adalah budaya
Cina. Dari begitu banyaknya tradisi dari budaya Cina yang tampak di Indonesia, salah satunya termasuk tradisi pelepasan lampion terbang. Tradisi ini sering ditemukan di perayaan tertentu khas budaya Cina, seperti misalnya pada malam perayaan tahun baru Cina atau biasa disebut Imlek.

Tentunya dalam setiap tradisi mengandung maknanya tersendiri. Seperti pada malam tahun baru Cina atau Imlek cenderung identik dengan tradisi pelepasan lampion. Lampion terbang sendiri termasuk salah satu benda khas budaya Cina yang juga menunjukkan tanda pergantian tahun. Akan kurang meriah rasanya jika kelenteng, sudut-sudut jalan dan rumah-rumah warga Tionghoa tidak dihiasi dengan pernak-pernik seperti lampion pada malam Imlek. Tradisi ini pun kian menjadi daya tarik yang menarik minat turis mancanegara.

Konon katanya, tradisi melepas lampion ini berasal dari sebuah kisah di zaman dulu ketika sekelompok prajurit terjebak di dalam situasi perang sulit yang tidak memungkinkan mereka untuk menyelamatkan diri dari musuh Kemudian salah seorang prajurit memunculkan ide untuk membuat lentera terbang. Ternyata, lampion yang dilepas oleh si prajurit dengan tujuan memohon pertolongan dari Tuhan ini terlihat oleh kelompok tentara lainnya. Tentara lain ini pun segera datang untuk memberikan pertolongan dan pada akhirnya para prajurit tadi berhasil menyelamatkan diri dari peperangan sengit tersebut.
Oleh karena cerita itu, sampai saat ini banyak orang Tionghoa yang percaya bahwa dengan melepas
lampion bertuliskan doa dan harapan ke atas langit, dibarengi doa yang sungguh-sungguh kepada
Tuhan, maka niscaya Tuhan akan mengabulkannya. Saat ini, telah muncul banyak variasi lampion
terbang. Variasi ini dapat dilihat dari berbagai bentuk dan desain lampion seperti yang dapat dilihat di website Jezina Light. Warga Tionghoa banyak yang akan membeli lampion ini, lalu menuliskan harapan dan doa mereka pada lampion itu kemudian dilepaskan ke langit pada saat malam Imlek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *